Showing posts with label condolences. Show all posts
Showing posts with label condolences. Show all posts

Thursday, February 6, 2025

Saya Disebut YIKWANAK karena Ada Perempuan Yikwa Melahirkan Saya, "Hormat untukmu Hari ini Kau Berpulang!"

Mendengar berita adik kandung dari mama-nda Yikwagwe, satu-satunya perempuan yang dibaptis sebagai anggota GIDI pertama di Kelela, 29 Juli 1962, saya harus menyatakan "Salam hormat dan syukur bagi nama Allah Bapa, Allah Anak dan Allah Roh Kudus.

Saya yakin seyakinnya, bahwa yaman saya, adik mama saya, saat ini bersama-sama di hadapan Allah karena meraka berdua adalar anak-anak Allah, yang telah mengikuti Yesus sejak tahun 1962, sampai hari ini. Ini merupakan sebuah komitmen luarbiasa. Mereka memilih mengikuti Yesus sejak zaman batu, mereka lahir di zaman batu, sampai tahu 2025 ini sudah zaman post-post modern, sebuah lompatan luarbiasa buat kalian.

Saya salut atas warisan yang kalian tinggalkan, sampaikan kepada Yesus, saya juga sudah sampaikan, bahwa penginjilan ke Indonesia adalah tugas saya dengan anak-anak saya, untuk menjadikan Indonesia negara Kristen, membalikkan fakta sejarah.

Terpujilah nama Allah Bapa, Allah Anak dan Allah Rah Kudus! Allah yang saya kenal karena ayahku dan ibuku, dan adiknya Om Darius Kio Yikwa yang telah tinggalkan buat kami yang masih hidup.

Menjelang memperingati Hari GIDI tahun ini, Anda pergi melaporkan kondisi kami, dan Yesus pasti kirim jawaban-Nya buat kelanjutan hidup kami, memuji, memuliakan dan memberitakan Nama Yesus kepada semua bangsa, pertama-tama kepada bangsa Indonesia, kemudian kepada bangsa ras Melayu, selanjutnya kepada bangsa Arab.



Saturday, August 7, 2021

Alm. Pdt Emeritus KI'marek Karoba Tawy dan Alm. Pdt. Pranus Silak

Injil ketika pertama kali masuk wilayah bokondini, West Papua. Bpk. Emeritus karoba merupakan orang yg pertama menerima injil dan di babtis pada babtisan pertama 9 orang termasuk beliau di kelela, kemudian beliau menjadi pejuang pewartaan injil pertama, sampai beliau menghembuskan nafas terakhirnya pada (6, Agustus 2021) beliau tetap eksis dalam pewartaan injil kristus.

Sejak anak laki2 pertama-nya Sem Karoba memutuskan untuk membantu dalam perjuangan Papua Merdeka sejak Mei 2000, Almarhum menjadi pendoa syafaat setiap agar NKRI angkat kaki keluar tanpa banyak pertumpahan Darah OAP.

Singkat cerita.......
berjalannya waktu injil tersebar sampai injil masuk ke suku yali dan misionaris masuk lewat ninia ke koropun dan masuk ke seng solo, kemudian misionaris standael dan filip master

Terbunuh oleh masyarakat di wilayah itu. Setelah kejadian itu Bpk. Pdt. Pranus silak menjadi saksi dari kejadian itu kemudian menerima injil untuk pertama kalinya dan beliau aktif melayani Tuhan sampai hari ini (7, Agustus 2021) telah dipanggil Tuhan.

Selamat jalan ke pangkuan Abraham kedua hamba Tuhan di Rumah bapa di surga. Terima kasih atas perjuangan injil kristus yang sudah di wartakan, sedang di wartakan dan akan di wartakan.

"Selamat jalan orang tua pertahanan, Terima kasih atas dedikasi memajuhkan peradaban manusia West Papua melalui ijil kristus"💐

Ket gambar :
1. Alm. Rev. Emeritus ki'marek karoba Tawy
2. Alm. Pdt. Pranus Silak.

Friday, August 6, 2021

Catatan Singkat tentang "Benar" lawan "Tipu" menurut Pdt Emeritus Ki'marek Karoba Tawy

 

Alm. Pdt. Emeritus Ki'marek Karoba Tawy

 Di antara melawan dusta atau ketidak-benaran dan membela kebenaran, yang diajarkan Alkitab ialah mengabaikan kedua-duanya, karena berdasarkan hukum alam, yaitu hukum yang ditetapkan Allah untuk dipelajari dan dipatuhi manusia, membela kebenaran bukanlah cara untuk mengalahkan ketidak-benaran atau kesalahan; dan juga menyalahkan kesalahan bukan juga caranya.

  • Kalau begitu apa caranya?

Menurut Alkitab: Injil Yohanes 8:32 TB

dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.”<https://www.bible.com/id/bible/306/JHN.8.32.TB>
Menurut Injil Yohanes kita harus mengetahui kebenaran dan dengan demikian secara otomatis kebenaran itu akan mengalahkan dusta. 

Kita sederhanakan dengan contoh. Kalau Anda mau menerangi sebuah ruangan, apakah kita mengurangi gelap? 
Kalau kita harus mengurangi gelap untuk menerangi ruangan, maka itu sebuah tindakan yang tidak akan pernah berhasil, karena kegelapan memang tidak pernah ada.

Yang ada ialah ketiadaan terang. Terang yang absen inilah yang kita beri nama gelap. Sama dengan it, dusta ialah ketiadaan kebenaran. Sama dengan itu, dosa artinya hadirat Allah absen.

Kita ingat waktu manusia memakan buah terlarang di Taman Eden maka kemuliaan Allah lenyap. Hadirat Allah memudar. Oleh sebabnya Allah mencari.manusia dan memanggil "di manakah engkau?"

Untuk mengurangi kegelapan dalam suatu ruang, kita harus menerangi ruangan tersebut dengan lampu. Seterang apa atau segelap apa ruang dimaksud ditentukan oleh seberapa kuat terang yang kita hadirkan. Sebuah lampu pijar atau neon dengan daya yang besar tentu saja akan menerangi ruangan yang besar.

Jadi, untuk mengalahkan gelap, kita tidak berusaha melakukan sesuatu terhadap gelap. Tetapi sebaliknya kita justru menghadirkan dan memperbesar terang dan daya. Karena pada hakekatnya gelap iti tidak pernah ada. Yang ada ialah ketiadaan terang atau.kehilangan kemuliaan Allah.

Sama dengan itu, untuk menghilangkah dingin, kita tidak melakukan apa-apa terhadap atau atas dingin, tetapi yang kita lakukan ialah menghadirkan panas dan selanjutnya bila perlu memperbesar panas. Karena dingin sama dengan kekurangan dan ketiadaan panas.

Sama dengan itu untuk mengalahkan tipu-daya NKRI di West Papua, maka orang Papua tidak perlu mencari-cari, merumuskan dan menyerang kesalahan-kesalahan NKRI di West Papua, akan tetapi orang Papua harus memperbesar hal-hal positive, hal-hal baik, hal-hal yang menguntungkan kalau Papua Merdeka. Bertekun dan bertekun dalam perjuangan. Saling merendahkan diri! Saling mengampuni! Saling memperbaiki! Bersatu di dalam Yesus Kristus.

Untuk menentang ketisak-benaran dan kejahatan NKRI maka West Papua dan ULMWP lewat UUDS NRWP harus mampu menghadirkan kebenaran, kedamaian, Sukacita, harmony agar dinikmati oleh OAP dan orang Amber di Tanah Papua.

Maka secara otomatis, Tuhan akan beperang melawan tipu-daya, teror dan intimidasi, penangkapan semena-mena, pemenjaraan tanpa proses hukum yang adil, peradilan berat sebelah, penyiksaan, bahkan sampai pembunuhan atas orang Papua.

Di hari duka yang mendalam, hari ini ayahnda tercinta Pdt. Emeritus Ki'marek Kaorba Tawy yang telah dipanggil Tuhan pada pukul 01.01 Waktu West Papua di Guest House 8plus1.org Wamena, catatan ini disampaiakn menjadi renungan bersama.


Thursday, August 5, 2021

Selamat Jalan Ayahku Tercinta Pdt Emeritus Ki'marek Karoba Tawy 01.01 06-08-2021

Pada pukul 01.01 pagi waktu West Papua di Guest House 8pous1.org Wamena, tanggal 06 Agustus 2021 telah berpulang ke rumah Bapa di sorga

PDT EMERITUS KI:MAREK KAROBA TAWY 

saya menyatakan dan menyanyikan

Glory Glory Glory Glory Glory Glory Glory Glory Glory Glory Glory Glory Glory Glory Glory Glory Glory Glory Glory Glory Glory Glory Glory Glory Glory Glory Glory Glory Glory Glory Glory Glory Glory Glory Glory Glory Glory Glory Glory

Terpujilah nama YHWH untuk kekal selama+lamanya

Amin
jadilah kehendak-Mu di Bumi seperti di sorga!