"Berimanlah, hiduplah dalam iman itu, bersabar, bertekun, dan terus berjuang—karena dunia ini adalah hasil iman orang-orang yang percaya, dan buah perjuangan mereka yang bertindak untuk mewujudkan impiannya."
Kalimat ini adalah seruan spiritual yang mendalam, mengingatkan kita bahwa:
Iman sebagai Fondasi Hidup
Iman bukan sekadar percaya, tapi kekuatan yang menggerakkan tindakan. Seperti pepatah, "Iman tanpa perbuatan adalah mati" (Yakobus 2:26). Dunia dibangun oleh orang-orang yang berani mempercayai visi yang tak terlihat, lalu mewujudkannya.
Kesabaran dan Ketekunan
Perjuangan membutuhkan ketabahan. Seperti petani menanti musim panen, atau seperti Nabi Musa memimpin bangsa Israel—proses seringkali panjang, tapi iman memberi kekuatan untuk bertahan.
Aksi Nyata
Iman tanpa tindakan adalah ilusi. Impian jadi kenyataan ketika diikuti kerja keras. Contoh:
Para pendiri bangsa berjuang demi kemerdekaan, meski harus menghadapi rintangan.
Ilmuwan dan penemu seperti Thomas Edison gagal ribuan kali sebelum menciptakan lampu.
Warisan untuk Generasi Mendatang
Dunia yang kita nikmati hari ini—hak asasi, teknologi, kebebasan—adalah hasil perjuangan orang-orang beriman di masa lalu. Kini, giliran kita melanjutkan estafet itu.
Pesan untuk Anda:
Jika Anda punya mimpi, percayalah, lalu bertindaklah. Hadapi rintangan dengan kesabaran, dan ingat:
"Gunung pun bisa dipindah dengan iman sebesar biji sesawi." (Matius 17:20).
Jadilah bagian dari mereka yang mengubah dunia—dengan iman, doa, dan tindakan nyata.
- Tanpa iman tidak pernah ada kenyataan!
- Tanpa kesabaran tidak pernah meneumi hasil!
- Tanpa kerja-keras tidak ada hasil!
- Tanpa ketekunan dalam kerjakeras tidak pernah ada buah.
Bersyukurlah bila kita bagian dari orang-orang beriman yang berjuang terus tak mengenal lelah, walau diterpa angin dan ombak besar. Bertobatlah hai bangsa dan umat yang selalu bergerak tanpa impi, yang maju dengan nafsu dan ambisi dan emosi, ....
ReplyDelete